AJIAN GENDRING SONGGO BUWONO

(MOHON HANYA DI AMALKAN UNTUK MEREKA YANG TELAH PEKA)

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM INGSUN MATEK AJI KU SONGGO BUWONO AJI PANGABARAN SAKING SANG HYANG ISMOYO SONGGO KU SONGGO LANGIT SONGGO KU SONGGO BUMI SONGGO KU SONGGO SAMUDERO PLAWESAN JOYO WINANGUN DUGDENG ADI JOYO SONGGO DUNYO ING SUMIRAB BADANINGSUN KALIMAH SUCI KALIMOSODO LAILAHAILALLAHU MUHAMMADARASULULLAH

LAKU PERASUKAN ILMU:

Bagi mereka yang telah peka cukup dibaca sebanyak 77x setiap jam 12 malam (7 hari) Jika ingin berkomunikasi dengan khodam keilmuan ini silahkan lakukan langkah berikut:

Baca Fatihah untuk Nabi Muhammad SAW (7 kali) Baca Fatihah untuk Malaikat muqorrobin (7 kali) Baca Fatihah untuk Syech Abdul Qodir Jailany (7 kali) Baca Fatihah untuk Kanjeng Ibu Ratu Kencana Sari (7 kali) Baca Fatihah untuk Kanjeng Sunan Kalijogo (7 kali) Baca Fatihah untuk Prabu Angling Dharma (7 kali)

Untuk selanjutnya biarkan khodam ilmu ini yang membimbing anda.

KI SENGGOL MODOT




====================================
CATATAN REDAKSI:

Siapapun boleh mengirim artikel ke dalam blog Kampus Orang samar ini.
kirimkan artikel anda via http://eyangsamar.com/kirim-artikel
(otomatis masuk postingan blog ini)

untuk promosi Gemblengan / BAKTI SOSIAL / dll silakan kirim ke [email protected]
HARAP HATI-HATI TERHADAP PENIPUAN OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB .

Salam rahayu.
TTD
Eyang Samar Atas Angin
(Pendiri KOS)



Ilmu Shalawat Ta’aj ( Mahkota )

Sholawat adalah bagian dari Doa.

Sehingga Doa itu lebih umum daripada sholawat.
Adapun berkaitan dengan lebih Wajib mana antara sholawat dengan doa ? Maka, dalam masalah ini sifat dan hukumnya relatif, yakni adakalanya wajib dan adakalanya sunnah, tergantung waktu dan kondisinya.

Maksudnya, jika waktu dan kondisinya mewajibkan sholawat, maka sholawat lebih wajib dan lebih utama daripada doa, seperti ketika kita membaca atau mendengar nama Nabi disebutkan kepada kita, maka pada saat itu kita Wajib bersholawat.

Disini saya akan mengijazahkan Shalawat Ta’aj ( Mahkota ) Dari Waliyullah : Assayyid Al-Imam Assyeikh Abu Bakar Bin Salim Al-Alawi (Almarhum Almaghfur)

Adapun sholawat yaitu :

Bismillahirrahmanirrahiim
Allohumma sholli wa sallim ‘alaa sayyidinaa muhammadin shoohibit ta’aj wal mi’rooji wal burooqi wal ‘alami daafi’il balaai wal wabaa wal marodhi wal ‘alami jismuhu thoohirun muthoharun mu’athothorun munawwarun manismuhu maktubun mar fuu’un mau dhuu’un ‘alaa lawhi wal qollam syamsi dhuhaa badriddujaa nuurul hudaa misbaahuzh zhullam abil qoosyimi sayyidil kaunaini wa syannii ‘its tsaqollaini sayyidinaa muhammadin
shollallahu alaaihi wa aalihi wa sallama sayyidil ‘arabi wal ‘azami nabiyyil haromaini mahbuu bun ‘inda robbil masyriqoini wal maghribaini faa yaa ayyuhal musytaquunaa illaa ru’yabi jamaalihi shollu alaaihi wa sallam mu taslliman

Dan sebelum Sholawat Tawasul :

  • Ila hadroti nabi mustofa muhammadin sholallohu alaihi wassalam wa ala lihi washokhbihi wa ahli baitihi ajmain saiulillahil lahum al fatehah…..1x
  • Tsumma Ila hadrot Assayyid Al-Imam Assyeikh Abu Bakar Bin Salim Al-Alawi,alfatehah…1x
  • Ila hadroti abi wal ummi,al fatehah……….1x
  • Ila hadroti khusushon manjazani (ki cakra pamungkas),al fatehah……..1x
Tata cara :
– Puasa 7/9 hari, mulai puasa hari Rabu.
– Lakukan infaq shodaqoh setelah beres puasa kepada anak yatim atau fakir miskin
– Wirid 41x setelah shalat shubuh dan maghrib, selama 41 hari

Artinya :
Sesungguhnya Allah dan para ma­Iaikat-Nya berselawat atas Nabi, wahai orang-orang yang beriman berselawat dan bersalamlah kepada Nabi Mu­hammad SAW. Ya Allah, limpahkanlah selawat dan salam kepada junjungan kami.

Nabi Muhammad, pemilik mahkota kemu­liaan, yang melakukan mikraj, yang menunggangi Burak, dan yang meme­gang bendera, menjadi penolak bala dan penyakit yang menular serta segala macam penyakit yang ada. Tubuhnya suci dan juga disucikan, agung dan bercahaya.

Dialah yang namanya tertulis, tertuang dan terangkat pada Lauh Mahfuz dan catatan-catatan kebaikan. Dia adalah mentari pada waktu duha yang indah, bulan yang bersinar, cahaya petunjuk ke jalan kebenaran, pelita dalam kegelapan, pemimpin dunia dan akhirat serta pemberi syafaat bagi kedua alam, ayah Qasim, yang menjadi pemimpin kami semua, Muhammad bin Abdullah bin Abdul Mutthalib bin Hasyim, pemimpin kaum Arab dan ajam (non-Arab), nabi bagi kedua Tanah Haram (Mekah dan Medinah), yang dicintai di sisi Tuhan, penguasa Masyriq (Timur) dan Maghrib (Barat).

Wahai orang-orang yang merindukan cahaya keindahannya bersholawat, bersho­lawat dan bersalamlah atas Rasulullah. Yaa Allah, limpahkan selawat, salam, dan berkah-Mu kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, serta keluarganya.

Fadhilah :

  • – Tolak bala segala penyakit
  • – Menyaksikan kejadian2 di luar nalar
  • – Multi fungsi




====================================
CATATAN REDAKSI:

Siapapun boleh mengirim artikel ke dalam blog Kampus Orang samar ini.
kirimkan artikel anda via http://eyangsamar.com/kirim-artikel
(otomatis masuk postingan blog ini)

untuk promosi Gemblengan / BAKTI SOSIAL / dll silakan kirim ke [email protected]
HARAP HATI-HATI TERHADAP PENIPUAN OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB .

Salam rahayu.
TTD
Eyang Samar Atas Angin
(Pendiri KOS)